Manfaat Kopi Bagi Kesehatan



https://mey20.files.wordpress.com/2011/01/63212_kopi.jpg?w=630


Kopi merupakan minuman yang paling banyak di gemari oleh masyarakat baik pria maupun wanita. Hampir diseluruh belahan dunia kopi menjadi minuman yang menjadi kesukaan bagi masyarakat hampir disemua kalangan, minuman ini terkenal sebagai penghilang rasa kantuk dan sebagai minuman yang biasa dimunum pada pagi hari hal ini diakrenakan kopi dapat membawa efek setumulus yang dapat menujang aktifitas keseharian kita. Di Indonesia sendiri kebiasaan minum kopi ini seakan tidak lepas dari keseharian kita.
Kopi berasal dari ekstra tanaman biji kopi yang kemudian diperoses melalui pengolahan hingga dapat dikonsumsi oleh masyarkat. Didalam secangkir kopi memliki kandungan kafein yang cukup tinggi, namun bukan hanya memiliki kandungan kafein saja melainkan kopi pun memilik kandungan senyawa antioksidan yang dapat dikatakan sangat tinggi, kandungan tersebebut memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh karena dapat menangkal radikal bebas. Selain itu kopi juga memiliki manfaat sebagai penurun resiko penyakit diabetes hingga penyakit jantung.
Banyak yang mengatakan bahwa kopi bukanlah minuman yang baik untuk kesehatan karena ada yang meyebutkan bila mengkonsumsi 5 cangkir kopi dalam sehari dapat mengakibatkan kecanduana dan peningkatan penyakit stroke, anggapan itu tidak lah salah, namun jika kita mengkonsumsi kopi secara wajar kopi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita, hal ini diungkapkan oleh peneliti yang dilakukan oleh National Cancer Institute dan diterbitkan di ‘New England Journal of Medicine’, yang menyatakan peminum kopi dapat mengurangi resiko kematian hingga 16% dari pada kita meminum minuman yang lain seperti soda dan lainnya.
Selain itu kopi pun memiliki manfaat yang lain bagi kesehatan tubuh, hal itu diungkapkan oleh penenliti dalam stdudi dan penelitianya dengan sempel manusia, diantaranya sebagai berikut:

1.      Kopi mencegah penyakit batu empedu
Para peneliti Harvard pada tahun 2002 menemukan bahwa wanita yang minum setidaknya empat cangkir kopi sehari berada pada risiko 25 persen lebih rendah dari batu empedu. Sebuah studi sebelumnya menemukan hasil yang serupa untuk pria.

2.      Kopi dapat mencegah depresi
Perempuan yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari 15 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi, dan mereka yang minum empat cangkir memiliki resiko 20 persen lebih rendah, menurut laporan 2011 dalam “Archives of Internal Medicine.”

3.      Kopi dapat meningkatan memori
Kopi dapat membantu meningkatkan memori, baik itu memori jangka panjang maupun pendek. Dalam sebuah studi tahun 2005 yang dipresentasikan padaRadiological Society of North America, para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi dua cangkir kopi berkafein meningkatkan memori jangka pendek dan kecepatan reaksi. Yang lebih menarik lagi, dalam sebuah penelitian di tahun 2007 menemukan bahwa wanita berusia 65 atau lebih yang rutin minum 3 gelas kopi atau lebih dalam sehari memiliki performa lebih baik dalam tes memori dan kurang mungkin untuk menunjukkan penurunan memori dibanding mereka yang minum hanya satu cangkir sehari.

4.      Kopi mengurangi resiko diabetes
Studi menunjukkan bahwa peminum kopi lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Sebuah laporan pada Januari 2012 dalam ‘Journal of Agricultural & Food Chemistry’ kemudian menjelaskan alasannya. Yaitu karena efek senyawa yang terkandung dalam kopi akan menghalangi hIAPP, polipeptida yang dapat menghasilkan serat protein abnormal, yang ditemukan pada orang dengan diabetes tipe 2.

5.      Kopi menurunkan resiko kanker
Konsumsi kopi telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara, endometrium, prostat dan kanker hati, dan mereka yang terkait dengan obesitas, estrogen dan insulin. Sebuah studi tahun 2008 di Swedia menemukan bahwa minum setidaknya dua sampai tiga cangkir sehari dapat mengurangi risiko atau menunda timbulnya kanker payudara.
Namun tidak hanya wanita yang mendapatkan keuntungan. Sebuah studi yang baru-baru ini keluar dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa kopi –baik yang biasa ataupun tanpa kafein– mengakibatkan penurunan risiko kanker prostat.

6.      Kopi meningkatkan metabolisme tubuh
Kopi dapat membantu Anda mempertahankan  atau bahkan menurunkan berat badan. Sebuah studi lama di tahun 1980 menemukan bahwa kafein yang ditemukan dalam kopi merangsang metabolisme tubuh, dan itu hanya pada orang “normal,” sedangkan pada orang yang mengalami obesitas, mereka mengalami oksidasi lemak yang lebih besar.

7.      Kopi menurunkan resiko penyakit Parkinson
Dalam “Journal of American Medical Association”  yang ditulis pada tahun 2000 menemukan bahwa konsumsi kafein dan kopi akan menghasilkan risiko lebih rendah menderita Parkinson. Sebuah studi 2010 juga menemukan bahwa minum dua sampai tiga cangkir kopi setiap hari menjadikan seseorang memiliki peluang 25 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit tersebut.

8.      Kopi mengandung antioksidan tinggi
Seorang peneliti Harvard, Edward Giovannucci, dalam penelitian yang diterbitkan dalam “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention,” mencatat bahwa kopi memiliki lebih banyak antioksidan daripada kebanyakan sayuran dan buah-buahan. Bahkan, sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa kopi berada dalam unrutan pertama sebagai sumber untuk antioksidan dalam pola makan orang Amerika.

9.      Kopi meningkatkan kinerja dan performa
Kopi – dan kafein di dalamnya – telah ditunjukkan dalam beberapa studi dapat meningkatkan daya tahan dan kinerja jangka pendek. Sebuah penelitian di tahun 2008 menyimpulkan bahwa manfaat kafein sebelum latihan tampak dalam endurance (ketahanan), momen stop-and-go dan pada aktivitas intensitas tinggi jangka panjang. Hal ini juga dapat membantu atlet tampil baik selama latihan kekuatan – bahkan ketika kurang tidur – jika dikonsumsi satu jam sebelum latihan pada dosis 4 mg untuk setiap kg berat badan.

10.  Kopi dapat mencegah encok
Sebuah studi tahun 2007 pada pria yang berusia lebih dari 40 tahun menghubungkan konsumsi kopi jangka panjang dengan rendahnya risiko encok, kondisi peradangan yang disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat. Baik kopi reguler atau yang tanpa kafein akan memberikan dampak positif, dan mereka yang minum enam cangkir sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terhindar dari kondisi encok.


Artikel Terkait